13 December 2016

Muka


manusia itu hidupnya tidak pernah tidak bermuka-muka

topengnya banyak dipakai satu pada sesuatu ketika 

boleh jadi yang dipamerkan pada yang lain itu senyuman

sedangkan dirinya dalam kemurungan

boleh jadi yang ditayangkan pada yang lain itu kebaikan

sedangkan dirinya dalam kegelapan

manusia dan segala macam topengnya

sehingga suatu masa manusia tidak lagi upaya bermuka-muka

dibiarkan sahaja satu topeng menghiasi wajahnya

pandangan matanya kosong

bicaranya kosong

manusia itu hidup sekadar menghabiskan waktu

paginya dinanti, malamnya ditunggu

esoknya diulang kembali rutin yang sama

mati tapi masih bernyawa

0 comments :